SWARSTA Gandeng Mahasiswa Dan Komunitas Betawi Siapkan Program Fellowship Redevelopment RSTA

Swarsta 17 Jun 2026 13:40 2 min read 168 views By Forward Admin

Share berita ini

SWARSTA Gandeng Mahasiswa Dan Komunitas Betawi Siapkan Program Fellowship Redevelopment RSTA
SWARSTA bersama mahasiswa dan komunitas Betawi menyiapkan RSTA Redevelopment Fellowship Program untuk mendukung konsolidasi data, pendampingan warga, relokasi, dan pembangunan kembali Rumah Susun Tanah Abang berbasis Land Value Contribution dan Right to Return Framework.

Jakarta – Dalam rangka mendukung percepatan program Redevelopment Rumah Susun Tanah Abang (RSTA), SWARSTA bersama unsur masyarakat, perguruan tinggi, dan komunitas Betawi Tanah Abang tengah mempersiapkan pembentukan RSTA Redevelopment Fellowship Program, sebuah program pendampingan sosial yang bertujuan membangun partisipasi warga secara inklusif dan berkelanjutan. Program ini dirancang untuk melibatkan mahasiswa, pemuda-pemudi RSTA, serta tokoh masyarakat lokal sebagai tenaga pendamping dalam proses konsolidasi data, sosialisasi, hingga relokasi warga selama masa pembangunan kembali berlangsung.

 

Konsep fellowship tersebut mengedepankan prinsip Community Participation, Community Ownership, dan Shared Value Creation, di mana masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga menjadi bagian aktif dari proses transformasi kawasan. Para peserta fellowship akan memperoleh pelatihan khusus mengenai administrasi rumah susun, pendampingan sosial, komunikasi publik, mediasi konflik, pengelolaan data digital, serta manajemen relokasi. Melalui pendekatan ini, redevelopment tidak hanya membangun gedung baru, tetapi juga memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan modal sosial masyarakat.

 

Program ini akan dilaksanakan melalui kolaborasi antara SWARSTA, perguruan tinggi, komunitas masyarakat Betawi, pengembang, dan lembaga pemerintah terkait. Mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu seperti hukum, arsitektur, teknik sipil, perencanaan wilayah dan kota, komunikasi, sosiologi, serta teknologi informasi akan mendapatkan kesempatan untuk terlibat langsung dalam praktik pembangunan perkotaan berbasis masyarakat. Selain memperoleh pengalaman lapangan, peserta juga berpotensi mendapatkan sertifikasi profesional, kredit akademik, dan peluang kerja pada pengelolaan kawasan pasca pembangunan.

 

Sebagai bagian dari strategi pembangunan yang berkeadilan, program ini juga mengusung konsep Land Value Contribution & Right to Return Framework, yang menjamin bahwa pemilik unit lama tetap memiliki hak kembali ke kawasan setelah pembangunan selesai. Dalam kerangka tersebut, warga dipandang sebagai kontributor nilai kawasan yang telah membangun kehidupan sosial dan ekonomi selama puluhan tahun. Oleh karena itu, proses redevelopment harus mampu menghasilkan manfaat bersama bagi masyarakat, pengembang, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan tanpa membebani warga dengan kewajiban finansial yang tidak proporsional.

 

Ke depan, SWARSTA berharap program fellowship ini dapat berkembang menjadi model nasional dalam pendampingan redevelopment kawasan perkotaan. Selain mendukung kelancaran pembangunan kembali Rumah Susun Tanah Abang, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang memiliki kompetensi di bidang pengembangan masyarakat, tata kelola kawasan, dan pembangunan kota berkelanjutan. Dengan semangat kolaborasi, inklusivitas, dan keberlanjutan, RSTA berpeluang menjadi contoh sukses transformasi kawasan hunian vertikal yang berpusat pada masyarakat.

Ad
Monarq Studiom 4
Forward News
Chat with us on WhatsApp